Sabtu, 16 Maret 2019
Orang-Orang Non Muslim Bertanya Siapa Yang Menciptakan Allah
Kamis, 14 Maret 2019
Minta Cerai karena Suami Terlilit Utang
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Saya hanya ingin menanyakan, apakah diperbolehkan seorang istri meninggalkan suaminya yang sudah tidak sanggup lagi menafkahi keluarga? Alasannya, karena suami tersebut sedang dililit hutang yang sangat banyak. Karena hal tersebut malah istri yang menafkahi keluarga, sedangkan si suami hanya sanggup untuk menutupi hutang-hutangnya tersebut. Apakah perceraian menjadi jalan terbaik untuk kasus keluarga seperti ini?
Saya mohon pencerahannya!
Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.
Wassalam
Pertama, suami berhak untuk mempertahankan istrinya dengan bertanggung jawab memperlakukan istrinya dengan ma’ruf (baik) atau melepas istrinya sampai selesai masa iddah setelah talak dengan cara yang ihsan (berbuat baik). Allah berfirman,
Sementara kita semua sadar bahwa tidak memberikan nafkah kepada keluarga karena masalah tertentu bertentangan dengan tanggung jawab suami untuk memperlakukan istrinya dengan baik.
Sementara kita semua sadar, bahwa di antara bentuk yang memberatkan dan membahayakan istri adalah suami tidak memberikan nafkah kepadanya. Sayid Sabiq mengatakan, “Wajib bagi hakim (KUA) untuk menghilangkan sesuatu yang memberatkan dan membahayakan ini.” (Fiqh Sunnah, 2:288)
Allah membolehkan adanya talak ketika ada kebutuhan. Allah berfirman,
Karena itu, apabila suami terlilit utang, sehingga tidak mampu menunaikan hak istrinya dan memberikan nafkah kepadanya maka selayaknya suami membiarkan istrinya untuk menyelesaikan masa iddah dengan baik, meskipun istrinya tidak menginginkannya, dan suami ini tidak berdosa.
(Fatawa Syabakah Islamiyah, no.112011)
Allahu a’lam
Read more https://konsultasisyariah.com/9736-minta-cerai-karena-suami-terlilit-utang.html
Pacaran Dengan Pria Non Muslim Kemudian Hamil Olehnya
Temanku Hamil dengan Lelaki Nonmuslim, dan Ingin Menikah
Jawaban:
Kami turut bersedih atas musibah ini. Semoga memberi pelajaran berharga bagi kaum muslimin akan pentingnya memilih teman yang baik. Inilah bahaya seorang muslimah yang jauh dari pantauan agama. Rela untuk memberikan kehormatannya hanya dengan imbalan cinta. Selanjutnya, ada beberapa hal yang menjadi catatan:
Allahu a’lam.
Read more https://konsultasisyariah.com/4003-temenku-hamil-dengan-lelaki-nonmuslim-dan-ingin-menikah.html
Hukum Muslimah Menikahi Pria Nasrani
Apa Hukumnya Muslimah Menikahi Pria Nasrani ?
Pertanyaan
Seorang Laki-Laki Berzina Berkali-Kali Dengan Wanita Kafir, Kemudian Sang Wanita Masuk Islam, Maka Dia Ingin Menikahinya
Pertanyaan
SIFAT SHOLAT NABI
Sifat Shalat Sunnah Nabi – Silsilah Dauroh Fiqih Shalat
KAJIAN ILMIAH TENTANG SIFAT SHALAT SUNNAH NABI – DAUROH SIFAT SHALAT NABI
KAIDAH-KAIDAH UMUM YANG BERHUBUNGAN DENGAN SHALAT SUNNAH
DOWNLOAD MP3 TENTANG TATA CARA SHALAT SAFAR – DAUROH SIFAT SHALAT NABI
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com
Rabu, 13 Maret 2019
DOWNLOAD KUMPULAN BUKU, BULETIN, DAN NASKAH KHUTBAH
[Sekarang memakai link baru di dropbox, sebelumnya dengan google drive namun sedang error]
Update 12 Maret 2019
https://rumaysho.com/19101-download-seluruh-buletin-dan-buku-gratis-rumaysho.html
Silakan download
1. 📓Buku – Booklet Gratis Rumaysho
http://bit.ly/rumayshoBukuGratis
2. 📄Naskah Khutbah Jumat Muhammad Abduh Tuasikal
http://bit.ly/rumayshoKhutbahJumat
3. 📄Buletin Jumat Rumaysho
http://bit.ly/rumayshoBuletinJumatan
4. 📄Buletin Umum Berbagai Tema
http://bit.ly/rumayshoBuletinUmum
5. 📄Buletin Remaja Berbagai Tema
http://bit.ly/rumayshoBuletinRemaja
6. 📄Buletin Tema Muslimah
http://bit.ly/rumayshoBuletinMuslimah
7. 📄Buletin Masjid Pogung Dalangan: Dzikir dari Kitab Riyadhus Sholihin dan Fikih dari Kitab Manhajus Salikin
http://bit.ly/rumayshoBuletinMPD
8. 📄Buletin Kajian Kemang: Riyadhus Sholihin tentang Adab
http://bit.ly/rumayshoRiyadhKemang
9. 📄Buletin Malam Kamis: Tafsir Surah Yasin dan Riyadhus Sholihin Fadhilah Amal
http://bit.ly/rumayshoDSmalamkamis
10. 📄Buletin Cipinang: Riyadhus Sholihin – Dzikir
http://bit.ly/rumayshoRiyadhCipinang
11. 📄Buletin MTMH: Hadits Arbain An-Nawawiyah
http://bit.ly/rumayshoHaditsArbainNawawi
12. 📄Buletin Kajian Muslimah: Tafsir Surah An-Nuur
http://bit.ly/rumayshoTafsirAnNuur
13. 📄Buletin Karangrejek Wonosari: Sirah Nabawiyah dan Berbagai Amalan
http://bit.ly/rumayshoSirahNabiAmalan
14. 📄Buletin Syarhus Sunnah karya Imam Al-Muzani Asy-Syafi’i
http://bit.ly/rumayshoSyarhusSunnahMuzani
15. 📄Buletin Safinatun Najah – Fikih Dasar Syafi’i
http://bit.ly/rumayshoSafinatunNajah
16. 📄Buletin Kisah dari Rumaysho
http://bit.ly/rumayshoKisahIbrah
17. 📄Buletin Belajar Shalat dari Bulughul Maram
http://bit.ly/rumayshoBulughulMaramShalat
18. 📄Buletin Belajar Adab dari Bulughul Maram
http://bit.ly/rumayshoBulughulMaramAdab
http://bit.ly/rumayshoParenting
19. 📄Buletin Dosa Besar (📖Al-Kabair karya Imam Adz-Dzahabi)
http://bit.ly/rumayshoKabairDosaBesar
20. 📄Buletin Cara Shalat Nabi
http://bit.ly/rumayshoCaraShalat
Harta Tidak Akan Berkurang Dengan Sedekah
🕋 Dari Abu Kabsyah Al Anmaari rodliyallahu ‘anhu bahwa ia mendengar Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Ada tiga perkara yang aku bersumpah atasnya, aku akan sampaikan, maka hafalkanlah !
⚉ Harta seorang hamba tidak akan berkurang karena sedekah.
⚉ Tidaklah seorang hamba di zalimi, lalu ia bersabar kecuali Allah akan tambahkan kemuliaan untuknya.
⚉ Tidaklah seorang hamba membuka pintu minta-minta, kecuali Allah akan membukakan untuknya pintu kefaqiran.
Aku akan menyampaikan sebuah hadits, hafalkanlah ! Dunia itu untuk empat orang :
⚉ Seorang hamba yang diberikan oleh Allah rizki berupa harta dan ilmu, dengannya ia bertaqwa kepada Allah, menyambung silaturahim dan melaksanakan hak Allah. Ini adalah kedudukan yang paling utama.
⚉ dan hamba diberikan oleh Allah ilmu dan tidak diberikan harta, namun niatnya benar, ia berkata: jika aku mempunyai harta, aku akan berinfaq seperti si fulan, maka dengan niatnya ia mendapat pahala yang sama dengannya.
⚉ dan hamba yang diberikan harta dan tidak diberikan ilmu, ia habiskan hartanya dengan tanpa ilmu, tidak bertaqwa kepada Rabbnya, tidak menyambung silaturahmi dan tidak melaksanakan hak Allah, maka ini kedudukan yang paling buruk.
⚉ dan hamba yang tidak diberikan harta tidak juga ilmu, dan ia berkata: jika aku mempunyai harta aku akan beramal (buruk) seperti si fulan, maka dengan niatnya tersebut ia mendapat dosa yang sama dengannya.”
[📖HR Ahmad dan at Tirmidzi dan ia berkata: hasan shahih, dan dishahihkan oleh Syaikh al Bani dalam shahih targhib no 16]
Selasa, 12 Maret 2019
TAUBATNYA ISTRI PEZINA
DIFITNAH, BERZINA DAN BERDUSTA
Assalamu’alaikum, kepada syaikh yang saya hormati. Ceritanya beberapa waktu yang lalu saya ditinggal suami bekerja, saya di rumah bersama anak. Agaknya suami saya terhasut oleh omongan saudara-saudaranya bahwa saya berbuat serong (selingkuh) padahal tidak, hingga kemudian beliau tidak kirim surat, tidak kirim uang, saking keselnya terhadap fitnahan tersebut, saya lakukan perzinahan karena sudah putus harapan dan ingin cerai. Setelah beliau pulang saya disuruh bersumpah demi Allah 3x sama suami karena saya masih cinta dan karena anak-anak, sayapun bersumpah sekarang alhamdulillah saya telah bertaubat, shalat, dan menjauh dari perbuatan-perbuatan maksiat demi rumah tangga saya, tapi saya selalu merasa dikejar-kejar dosa dikarenakan sumpah saya. Apa yang harus saya amalkan dan bagaimana tentang sumpah saya, menyebut nama Allah tapi bohong. Mohon nasihatnya.
Ummu Abdillah di kota “Z”
Hayyakallah, wahai saudariku, selamat datang di majalah Qiblati.
Sesungguhnya kehidupan suami istri yang bahagia adalah sebuah keluarga yang dibangun di atas ketenangan jiwa, dan rasa kasih sayang. Yang demikian tidak akan terwujud tanpa perlakuan yang baik, amanah, dan memenuhi janji. Allah ﷻ berfirman:
وَمِنۡ ءَايَـٰتِهِۦۤ أَنۡ خَلَقَ لَكُم مِّنۡ أَنفُسِكُمۡ أَزۡوَٲجً۬ا لِّتَسۡكُنُوٓاْ إِلَيۡهَا وَجَعَلَ بَيۡنَڪُم مَّوَدَّةً۬ وَرَحۡمَةًۚ إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَـٰتٍ۬ لِّقَوۡمٍ۬ يَتَفَكَّرُونَ
Maka jika dia telah mengaitkan perceraian dengan sumpah kemudian kamu bersumpah dusta, maka thalaqpun telah jatuh berdasarkan kesepakatan para ulama. Dikarenakan perkara ini masih belum jelas bagiku, maka aku akan membangun jawabanku berdasarkan kemungkinan sebaliknya, dan inilah yang aku harapkan.
Sebuah perkara yang menghalangi mereka dari bagiannya di akhirat, dari bagian kelembutan dan rahmat Allah ﷻ pada hari kiamat yang sangat dahsyat tersebut, serta perkara yang akan menghalangi mereka dari ampunan dan penyucian dosa. Maka barang siapa bersifat dengan sifat-sifat mereka, berakhlaq dengan akhlaq mereka, serta berjalan di atas jalan mereka, sungguh dia telah menghadapkan dirinya kepada hukuman dan kemurkaan Allah ﷻ
Allah ﷻ telah memberikan perintah untuk menjaga sumpah, dan tidak gampang bersumpah:
“Dan jagalah sumpahmu.” (QS. al-Maidah: 89)
وَلَا تَجۡعَلُواْ ٱللَّهَ عُرۡضَةً۬ لِّأَيۡمَـٰنِڪُمۡ أَن تَبَرُّواْ وَتَتَّقُواْ وَتُصۡلِحُواْ بَيۡنَ ٱلنَّاسِۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ۬
“Jangahlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia. Dan Allah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. al-Baqarah: 224)
Maksudnya janganlah kalian menjadikan nama Allah sebagai sasaran bagi sumpah-sumpah kalian, kemudia mengobral sumpah dengannya.
Karena sumpah palsu telah terjadi padamu, maka wajib atasmu untuk bertaubat dan beristighfar. Tentang hal ini, Imam Syafi’i rahimahullah berkata akan wajibnya membayar kafarah.
Berkenaan dengan suamimu, maka lebihkanlah dalam memuliakan dan berbuat baik kepadanya, bergaul dengan baik terhadapnya dan merawat anak-anaknya, bersikap lemah lembut kepadanya, serta mengesampingkan kesalahan-kesalahannya. Mintalah pertolongan kepada Allah, perbanyaklah berdo`a dan meminta pengampunan karena pengampunan adalah kunci kebahagiaan. Aku memohon taufiq bagimu kepada Allah, agar menjagamu dari segenap keburukan. Amin
WAFATNYA IMAM SYAFIÍ
“Imam Syafi’i adalah orang yang paling fasih. Adalah Imam Malik takjub terhadap bacaannya karena kefasihannya”.
Aku akan pergi meninggalkan dunia ini
dan berpisah meninggalkan saudara-saudaraku
aku akan merasakan air kematian
dan kepada Allah aku akan datang
Demi Allah, aku tidak tahu kemanakah ruhku akan menuju
Kepada surgakah hingga kuucapkan selamat atasnya
ataukah kepada neraka hingga ku berbela sungkawa kepadanya!
تعاظـني ذنـبـي فـلمـا قـرنـتـه بعفوك ربي كــان عفوك أعظمــا
وما زلتَ ذا عفوٍ عن الذنب لم تــزل تجود وتعـفـو مِـنَّـةً وتكرُّمـــا
Ketika hatiku keras dan sempit usahaku
Aku jadikan harapanku pada ampunan-Mu sebagai tangga
Dosaku terasa besar
Namun ketika kubandingkan dengan ampunan-Mu wahai Tuhanku
Maka ampunan-Mu lebih besar
Engkau senantiasa mengampuni
Engkau selalu memberi dan memaafkan
Sebagai karunia dan kemurahan.
Semoga Allah merahmati Imam Asy-Syafi’i Rahimahullah dan mengaruniakan kepadanya Surga Firdaus. Amin!
https://qiblati.com/wafatnya-sang-imam/
TIGA DIANTARA PERKARA YANG ALLAH MAAFKAN
Oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh Allah Ta’ala Maha Pengasih, Maha Penyayang. Rahmat-Nya sangatlah luas bagi hamba hamba-Nya. Allah Ta’ala banyak menghapuskan dosa hamba hamba-Nya. Allah berfirman :
وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ
Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri. Dan Allah MEMAAFKAN BANYAK (dari kesalahan kesalahanmu). Q.S asy Syura 30.
Bahkan ketika seorang hamba memohon ampun dan bertaubat maka Allah Ta’ala akan menghapus dosanya. Allah Ta’ala berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ
Wahai orang orang yang beriman !. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni murninya, mudah mudahan Rabb kamu akan menghapuskan kesalahan kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga surga yang mengalir di bawahnya sungai sungai. (Q.S ath Thahrim 8)
Selain itu, ketahuilah bahwa secara khusus Rasulullah menjelaskan ada tiga perkara yang Allah Ta’ala maafkan yaitu : (1) Salah (tak sengaja). (2) Lupa. (3) Yang dipaksa. Rasulullah bersabda :
عَنِ ابْنِ عَبَّاس رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم قَالَ : إِنَّ اللهَ تَجَاوَزَ لِيْ عَنْ أُمَّتِي : الْخَطَأُ وَالنِّسْيَانُ وَمَا اسْتُكْرِهُوا عَلَيْهِ
Dari Ibnu Abbas : Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya Allah ta’ala memafkan umatku karena aku (disebabkan beberapa hal) :Kesalahan, lupa dan segala sesuatu yang dipaksa. (Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah, al Baihaqi dan lainnya).
Tiga perkara yang dimaafkan ini disebutkan dalam al Qur an, yaitu :
Perkara pertama dan kedua. Tentang SALAH DAN LUPA, Allah Ta’ala berfiman :
وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيمَآ أَخْطَأْتُم بِهِۦ وَلَٰكِن مَّا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا
Dan tidak ada dosa atasmu jika kamu khilaf tentang itu, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimua. Allah Maha Pengampun Maha Penyayang. (Al Ahzaab 5)
Allah Ta’ala berfirman :
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ
Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan (Q.S al Baqarah 286).
Tentang ayat ini pula, Imam Ibnu Katsir berkata : “Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan” Yaitu jika kami meninggalkan suatu kewajiban atau mengerjakan perbuatan haram karena lupa atau kami melakukan kesalahan karena tidak mengetahui hal yang benar menurut syariat. Sebagaimana telah dijelaskan dalam sabda Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam :
قَا لَ اللهُ : نَعَمْ
(Lalu) Allah pun menjawabnya : Ya (bahwa doa tersebut langsung di jawab Allah Ta’ala dengan jawaban : Ya, pen.). Lihat Tafsir Ibnu Katsir.
Perkara ketiga : Tentang terpaksa.
Ini juga dijelaskan Allah Ta’ala dalam firman-Nya :
مَن كَفَرَ بِٱللَّهِ مِنۢ بَعْدِ إِيمَٰنِهِۦٓ إِلَّا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُۥ مُطْمَئِنٌّۢ بِٱلْإِيمَٰنِ وَلَٰكِن مَّن شَرَحَ بِٱلْكُفْرِ صَدْرًا فَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ مِّنَ ٱللَّهِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Barangsiapa kafir kepada Allah setelah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah) KECUALI ORANG YANG DIPAKSA KAFIR padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), tetapi orang yang mlapangkan dadanya untuk kekafiran maka kemurkaan Allah menimpanya dan mereka akan mendapat adzab yang besar. (Q.S an Nahal 106)
Syaikh Utsaimin berkata : Allah meniadakan hukum kafir dari orang yang dipaksa. Maka terlebih lagi dosa maksiat di bawah kekufuran. Pasti Allah memaafkannya.
Selanjutnya Syaikh Utsaimin memberi contoh tentang tiga perkara yang di maafkan dimaksud, yaitu :
Pertama : Tentang salah.
Misalnya orang yang berbuka karena menyangka jika matahari sudah tenggelam. Kemudian jelas baginya hal itu belum terjadi. Demikian pula orang yang mendengar adzan lalu dia mengira itu adalah adzan di negerinya sehingga dia berbuka. Kemudian terbukti bahwa di negerinya belum adzan dan matahari belum tenggelam. Maka baginya tidak diwajibkan qadha’ dikarenakan tidak tahu.
Jika dia tahu pasti dia tidak melakukannya. Andaikata dia belum berbuka lalu mengira bahwa matahari sudah terbenam dengan adanya adzan, kemudian dia berbuka tetap tak ada dosa baginya.
Kedua : Tentang lupa.
Misalnya seseorang sedang shalat di rumahnya. Lalu ada orang yang mengetuk pintu. Dia menjawab : Silahkan masuk. Dia lupa kalau dirinya sedang shalat maka shalatnya tidak batal disebabkan lupa dan tidak sengaja.
Ketiga : Tentang dipaksa.
Misalnya seseorang dipaksa untuk makan di siang hari
bulan Ramadhan lalu ia makan, maka puasanya tidak rusak sebab dirinya dipaksa. Akan tetapi disyaratkan dalam paksaan, yaitu yang memaksa mampu untuk melakukan apa yang dipaksakannya.
Jika dia, si pemaksa, tidak mampu seperti seseorang mengatakan : Hai Fulan makan kurma ini. Jika kamu tidak memakannya saya pukul atau saya ikat kamu. Padahal yang memaksa lebih lemah dari yang diancam dan yang diancam mampu untuk melawannya. Maka ini tidak termasuk paksaan sebab dia mampu untuk mengalahkan yang mengancam. (Lihat Syarah Arba’in an Nawawiyah).
Itulah kemurahan Allah Ta’ala dalam memaafkan ketika seorang hamba salah, terlupa dan terpaksa.
Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.574)
Blogger : Semua Ada Hikmah
Pls visit : www.azwirbchaniago.blogspot.com