Kamis, 04 April 2019

bunga celandine ampuh obati maag ?

Apa itu celandine?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.
Bunga Celandine

Manfaat

Bunga celandine untuk apa?

Bunga celandine sudah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati gangguan pencernaan seperti maag (dispepsia) dan penyakit kantung empedu. Celandine juga berfungsi untuk mengobati asma, bronkitis, dan batuk rejan. Sementara itu, akar celandine banyak digunakan untuk mengatasi menstruasi yang tidak teratur dan untuk mengurangi sakit akibat sakit gigi atau setelah cabut gigi.
Selain itu, ekstrak bunga ini turut diklaim bermanfaat bagi kulit dan untuk menurunkan berat badan. 

Bagaimana cara kerjanya?

Belum ada cukup studi tentang bagaimana suplemen herbal ini bekerja. Silakan diskusikan dengan ahli atau dokter untuk informasi lebih lanjut.
Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa ekstrak daun celandine mengandung 20 alkaloid, termasuk benzophenanthridines, protoberberines, dan turunan asam hydroxycinnamic acid.
Zat kimia yang bertanggung jawab terhadap aktivitas antispasmodic (kejang dan kedutan) pada celandine belum diketahui.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk celandine untuk orang dewasa?

Suplemen celandine dosis 1 ml yang dicampur dengan diminum satu kali sehari selama 4 minggu untuk mengobati sakit perut. Suplemen ini bisa dicampur dengan daun peppermint, chamomile Jerman, jintan, licorice, tanaman clown’s mustard, lemon balm, angelica, dan milk thistle.
Dosis suplemen herbal ini berbeda-beda bagi setiap pasien, karena bergantung  pada umur, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Suplemen herbal tidak selalu aman digunakan. Konsultasikan dengan herbalis atau dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat.

Dalam bentuk apa saja bunga celandine tersedia?

Suplemen herbal ini mungkin tersedia dalam bentuk dosis ekstrak, teh, dan tingtur (cairan).

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh celandine?

Bunga celandine dapat menimbulkan beberapa efek samping termasuk:
  • Pusing, mengantuk, kelelahan, kelesuan, insomnia, gelisah
  • Tekanan darah rendah
  • Mual, hepatotoksisitas (ringan sampai parah)
  • Luka yang terasa gatal atau seperti ditusuk-tusuk
Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Terdapat beberapa efek samping  lain yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran apapun tentang efek samping obat ini, silakan berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.  

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi celandine?

Perhatikan jika timbul gejala keracunan hati (meningkatnya tes fungsi hati, tinja berwarna tanah liat, nyeri di bagian kanan atas tubuh, sakit kuning). Jika gejala ini muncul, hentikan penggunaan celandine. Simpanlah celandine di tempat yang sejuk, kering, jauh dari panas dan kelembapan.

Seberapa amankah celandine?

Distribusi dan penggunaan suplemen herbal tidak diatur ketat oleh BPOM layaknya obat medis. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan keamanannya. Sebelum menggunakan, konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut untuk memastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya.
Tidak ada informasi resmi mengenai apakah aman mengonsumsi celandine jika Anda sedang hamil atau menyusui. Supaya aman, hindari penggunaannya jika Anda dalam kondisi ini.
Celandine mungkin menyebabkan sistem imun lebih aktif. Ini mungkin meningkatkan gejala penyakit autoimun. Jika Anda memiliki kondisi ini, sebaiknya hindari penggunaan celandine.
Beberapa jenis ekstrak celandine dilaporkan meningkatkan aliran empedu. Ada kekhawatiran bahwa ini akan membuat gangguan saluran empedu menjadi lebih parah.
Terdapat bukti bahwa celandine juga bisa menyebabkan hepatitis. Jangan gunakan celandine jika Anda memiliki penyakit liver.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi celandine?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan obat Anda saat yang lain atau kondisi medis Anda saat ini. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum menggunakannya.
Obat-obatan yang dapat membahayakan hati (obat-obatan hepatotoksik) akan berinteraksi dengan celandine. Sebelum mengonsumsi celandine, beri tahu dokter atau ahli kesehatan Anda mengenai obat-obatan yang sedang Anda minum.
musafir penanti ajal tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

sumber :https://hellosehat.com/herbal/celandine/

Rabu, 03 April 2019

Apa itu bunga daffodil?

Apa itu bunga daffodil?

Bunga Daffodil


Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.

Manfaat

Untuk apa bunga daffodil?

Orang-orang menggunakan bunga, daun, serta bakal tunasnya untuk meredakan batuk, pilek dan asma. Beberapa orang mengoleskan tanaman ini di atas sepotong kain dan digunakan sebagai plester ,untuk mengobati luka, luka bakar, nyeri sendi dan otot tertarik.
Meski begitu, Anda harus berhati-hati. Pasalnya dikutip dari laman National Capital Poison Center, semua bagian bunga daffodil mengandung bahan kimia beracun, lycorin. Bagian tanaman yang mengandung konsentrasi tertinggi lycorin adalah bagian bakal tunasnya.
Saat Anda menelan tanaman ini, bisa menyebabkan mual, muntah, diare, dan sakit perut. Mengonsumsi bakal tunas bunga juga bisa menyebabkan iritasi parah pada mulut. Gejala biasanya tidak mengancam nyawa dan akan sembuh dalam beberapa jam.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup tentang bagaimana tanaman herbal ini bekerja. Silakan diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. 

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk bunga daffodil untuk orang dewasa?

Dosis tanaman herbal ini mungkin berbeda untuk setiap pasien. Dosis yang digunakan tergantung usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Tanaman herbal tidak selalu aman. Silakan diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk dosis yang sesuai.

Dalam bentuk apa saja bunga daffodil tersedia?

Tanaman herbal ini dapat tersedia dalam bentuk ekstrak dan bubuk.

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh bunga daffodil?

Daffodil dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti:
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Sakit perut
  • Sensasi mati rasa di mulut
  • Pembengkakan di mulut, tenggorokan, dan lidah
Dalam kasus yang parah, efek sampingnya bisa meliputi:
Kerusakan hati telah dilaporkan pada hewan yang mengonsumsi tanaman ini dalam jumlah sangat besar, tetapi belum pernah dilaporkan pada manusia.
Tidak semua orang mengalami efek samping yang sudah disebutkan di atas. Pasalnya, mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi bunga daffodil?

Anda harus berhati-hati ketika menggunakan bunganya, karena reaksi serius dan bahkan fatal dapat terjadi. Hindari penggunaan produk daffodil kecuali diawasi oleh ahli herbal profesional.
Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak seketat peraturan obat-obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah bunga daffodil?

Suplemen daffodil jangan digunakan selama mengandung dan menyusui. Suplemen ini tidak bisa diberikan kepada anak-anak. Orang-orang yang hipersensitif tidak dapat menggunakan daffodil.
Bunga daffodil tidak boleh dimakan. Reaksi fatal dan serius dapat terjadi dari konsumsi ini.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi bunga daffodil?

Suplemen herbal ini dapat berpengaruh dengan obat yang sedang digunakan atau kondisi medis Anda. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum menggunakannya. 

musafir penanti ajal tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

sumber : https://hellosehat.com/herbal/bunga-daffodil/

Selasa, 02 April 2019

Apa agar agar aman buat ibu hamil?

Apa itu agar?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.


Hasil gambar untuk agar-agar

Manfaat

Apa manfaat agar?

Agar adalah makanan yang terbuat dari rumput laut (algae) yang sering digunakan sebagai suplemen atau obat.  Agar umumnya bersumber dari algae merah. Tumbuhan ini dapat ditemukan di seluruh dunia.
Di Jepang, agar-agar cukup populer digunakan untuk menurunkan berat badan. Agar Jepang ini biasanya disebut “kanten”, maka diet yang berfungsi menurunkan berat badan dengan cara mengonsumsi agar disebut “diet kanten”.
Manfaat agar-agar lainnya adalah:
Agar yang berbentuk seperti jel biasanya digunakan sebagai pengental, jelly, dan obat-obat tertentu.

Bagaimana cara kerja agar?

Belum ada cukup studi tentang bagaimana suplemen herbal ini bekerja. Silakan diskusikan dengan ahli atau dokter untuk informasi lebih lanjut.
Namun, beberapa studi menunjukan bahwa agar memiliki fungsi sebagai berikut:
  • Penurun berat badan. Agar dapat mengembang di dalam usus dan cenderung membuat orang merasa cepat kenyang sehingga makan lebih sedikit dari biasanya. Beberapa orang berpendapat bahwa reaksi ini akan menghasilkan penurunan berat badan.
  • Menurunkan kolesterol. Agar mengandung sifat antikolesterol yang beraksi di dalam usus, tempat di mana kolesterol diserap. Agar tidak dapat dicerna sehingga dapat keluar dari tubuh bersamaan dengan kolesterol
  • Pencahar. Agar mengembang dalam pencernaan sehingga memicu kerja pencernaan lebih aktif dan meningkatkan kepadatan feses dalam usus. Agar tidak akan rusak dan dapat melewati sistem pencernaan tanpa banyak mengalami perubahan.
  • Fungsi lainnya. Penelitian menunjukan bahwa agar memiliki sifat kekebalan dan antiinfeksi. Studi lain melaporkan bahwa agar dapat menghambat perkembangan beberapa jenis sel kanker.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis  yang biasa digunakan untuk agar-agar?

Agar dikonsumsi secara langsung dengan dosis berkisar 1-2 sendok makan setiap harinya. Jangan mengonsumsi agar terlalu banyak karena akan menyebabkan efek samping. Dosis penggunaan agar mungkin berbeda seiring dengan perbedaan bentuknya.
Dosis suplemen herbal dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Tanaman herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Jadi, selalu diskusikan dengan herbalis atau dokter untuk dosis yang tepat untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja agar tersedia?

Suplemen herbal ini mungkin tersedia dalam beberapa bentuk dosis di bawah ini:
  • Serpihan
  • Serbuk
  • Strip

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh agar?

Meskipun tidak mengandung racun bagi tubuh manusia, kualitas jel pada agar dapat menyebabkan beberapa efek serius seperti:
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan pada kerongkongan
  • Cegukan
  • Menurunnya penyerapan vitamin dan mineral
Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Terdapat beberapa efek samping  lain yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran apapun tentang efek samping obat ini, silakan berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.  

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi agar?

Jika Anda menggunakan agar untuk sembelit, Anda harus memperhatikan pola makan, seberapa sering Anda menggunakan laksatif, juga mengawasi kemungkinan perut sembelit. Anda juga harus meningkatkan konsumsi cairan dan makanan berat dalam menu Anda, serta berolahraga.
Jika Anda mengonsumsi agar untuk menurunkan berat badan atau kolestrol, Anda harus mengawasi tingkat lemak dalam tubuh Anda.
Vitamin dan mineral mungkin tidak akan terserap dengan baik ketika Anda mengonsumsi agar. Anda harus mengonsumsi agar saat perut Anda kosong untuk mencegah penyerapan yang tidak tepat dari vitamin dan obat-obatan.
Untuk mencegah sembelit, Anda harus mengonsumsi agar dengan air. Anda harus bertanya kepada dokter mengenai tanda dan gejala sembelit.
Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak terlalu ketat dibandingkan dengan peraturan penggunaan obat. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan keamanannya. Sebelum menggunakan suplemen herbal, pastikan manfaatnya lebih banyak dibandingkan dengan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal dan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah agar?

Sebenarnya, agar-agar cukup aman dikonsumsi oleh semua kalangan. Namun, jika Anda sedang hamil dan menyusui, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter.
Agar sebaiknya tidak dikonsumsi saat koma atau saat terjadi gangguan pencernaan.
Hindari pengonsumsian agar bagi orang yang mengalami kesulitan menelan.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi agar?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan obat Anda saat yang lain atau kondisi medis Anda saat ini. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum menggunakannya.
Dalam penggunaannya, agar-agar dapat menyebabkan:
  • Penurunan penyerapan segala jenis obat-obatan PO
  • Dehidrasi ketika dikonsumsi dengan cairan elektrolit (jangan dikonsumsi bersamaan)
  • Dehidrasi ketika dikonsumsi dengan asam tannic (jangan dikonsumsi secara bersamaan)
Karena kandungan yodium pada agar yang tinggi, hindari penggunaan bersamaan dengan produk-produk tiroid.
Musafir penanti ajal tidak melayani rekomendasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Senin, 01 April 2019

apa itu cakar setan amankah buat obat?

Apa itu cakar setan?



Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.

Cakar Setan

Manfaat

Untuk apa cakar setan?

Devil’s claw alias cakar setan adalah tanaman herbal yang hidup di daerah kering dan berpasir. Tanaman ini banyak tumbuh di savana Kalahari Afrika bagian selatan, Madagaskar, dan Namibia. Diberi nama cakar setan karena tanaman herbal ini berbentuk seperti cakar melengkung dan berwarna hitam ketika sudah mengering. Akar dan umbi tanaman ini digunakan untuk obat.
Cakar setan dapat digunakan untuk mengatasi:

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup tentang bagaimana tanaman herbal ini bekerja. Silakan diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.
Namun, beberapa studi mengevaluasi sifat antiradang dan cardiovascular dari cakar setan dalam berbagai pengobatan penyakit. Hingga sampai saat ini hasilnya belum mendapatkan kesimpulan yang pasti.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk cakar setan untuk orang dewasa?

Dosis tanaman herbal ini dapat berbeda untuk setiap pasien. Dosis yang digunakan tergantung usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Suplemen herbal tidak selalu aman. Silakan diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk dosis yang sesuai.

Dalam bentuk apa saja cakar setan tersedia?

Berbagai bentuk dan sediaan cakar setan adalah:
  • kapsul
  • bubuk akar
  • ekstrak padat kering
  • teh
  • larutan

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh cakar setan?

Beberapa efek samping paling umum dari penggunaan cakar setan adalah:
  • Sakit kepala
  • Hipotensi (darah rendah)
  • Tinnitus (telinga berdenging)
  • Mual, muntah-muntah
  • Reaksi hipersensitivitas
Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi cakar setan?

Beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum mengonsumsi cakar setan adalah:
  • Simpan produk herbal ini di tempat dingin, kering, jauh dari panas dan lembap.
  • Sebaiknya cek tekanan darah dan detak jantung Anda ketika menggunakan herbal ini.
Regulasi yang mengatur penggunaan obat herbal tidak seketat peraturan obat-obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan obat herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah cakar setan?

Tanaman herbal ini sebaiknya tidak diberikan pada anak-anak, ibu hamil, dan menyusui. Orang dengan penyakit lambung peptic atau duodenal, cholecystitis, atau memiliki hipersensitivitas terhadap obat ini sebaiknya menghindari penggunaan cakar setan. Selalu konsultasi ke ahli herbal profesional atau dokter sebelum Anda mengonsumsi tanaman herbal satu ini.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi cakar setan?

Tanaman herbal ini dapat berpengaruh dengan obat yang sedang digunakan atau kondisi medis Anda. Untuk memastikan keamanan Anda, penting untuk selalu memberi tahu dokter dan apoteker Anda apa obat dan suplemen lainnya yang sedang digunakan. Beberapa interaksi bisa terjadi ketika mengonsumsi cakar setan adalah:
  • Tanaman herbal ini dapat mengurangi aktivitas agen antasid, H2-blockers, proton pump inhibitors.
  • Komponen pada tanaman herbal ini menggunakan efek inotropic dan chronotropic, gunakan obat herbal ini dengan hati-hati dengan obat antiarrhythmic dan antihypertensive.
  • Tanaman herbal ini dapat menyebabkan efek samping tambahan dengan obat anti diabetes.
  • Tanaman herbal ini juga dapat meningkatkan efek samping obat Warfarin dan meningkatkan kemungkinan pembengkakan dan perdarahan. Pastikan Anda selalu mengecek darah secara teratur. Dosis warfarin Anda mungkin perlu diganti.

musafir penanti ajal tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.




Kemenyan (benzoin) bisakah untuk obat ?


Apa itu kemenyan (benzoin)?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Kemenyan



Manfaat

Untuk apa kemenyan?

Kemenyan adalah getah pohon yang termasuk dalam species Stryraz. Nama lain untuk kemenyan adalah benzoin.
Di Indonesia, kemenyan kerap digunakan sebagai dupa atau campuran rokok kemenyan. Di samping itu, kemenyan juga digunakan sebagai bahan baku dalam industri parfum, obat-obatan, kosmetik, serta farmasi.
Dalam kedokteran gigi, kemenyan digunakan untuk mengobati gusi bengkak dan luka herpes di mulut. Sementara dalam bidang manufaktur, kemenyan digunakan dalam pembuatan obat-obatan farmasi, seperti sebagai ekspektoran untuk penyakit bronkitis dan sebagai disinfektan pada luka.
Beberapa orang menerapkannya langsung ke kulit untuk membunuh kuman, mengurangi pembengkakan, dan menghentikan perdarahan pada luka kecil. Kemenyan juga digunakan secara oles untuk borok kulit, luka tirah baring, dan kulit pecah-pecah. Dalam kombinasi dengan herbal lain (aloe, storax, dan balsam tolu), kemenyan adalah pelindung kulit yang cukup baik. Kombinasi ini dikenal sebagai “senyawa benzoin tincture.”

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja tanaman herbal ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.
Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa kegunaan kemenyan adalah sebagai:
  • Agen antiseptik untuk kulit sensitif
  • Agen karminatif untuk mencegah atau mengurangi perut kembung
  • Ekspektoran untuk merangsang pengeluaran dahak dari saluran pernapasan

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk kemenyan untuk orang dewasa?

Dosis dari setiap obat herbal dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain.Obat herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja kemenyan tersedia?

Bentuk dan dosis benzoin adalah:
  • Krim
  • Lotion
  • Salep
  • Tincture atau cairan

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh kemenyan?

Efek samping paling umum dari penggunaan kemenyan adalah:
Tak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi kemenyan?

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan kemenyan adalah:
  • Kemenyan tidak boleh dikonsumsi atau oleh orang-orang dengan hipersensitivitas terhadap ramuan ini.
  • Gunakan kemenyan sebagai obat oles atau obat hirup saja.
  • Periksa reaksi hipersensitivitas, termasuk anafilaksis.
  • Periksa adanya perdarahan gastrointestinal seperti feses berwarna gelap, gastritis, sakit perut.
  • Anda harus menguji herbal ini pada area kecil sebelum menggunakan ke wilayah yang lebih luas, misalnya kulit siku. Jika setelah diuji coba Anda merasakan sensasi panas, muncul ruam, dan gatal, segera hentikan pemakaian.
Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak seketat peraturan obat-obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah kemenyan?

Kemenyan dapat digunakan dengan aman pada wanita hamil dan wanita  yang menyusui bila Anda berhati-hati. Penggunaan kemenyan harus dihentikan jika terjadi reaksi hipersensitivitas.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi kemenyan?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan.
Lithium berinteraksi dengan kemenyan. Kemenyan mungkin memiliki efek seperti pil air atau “diuretik.” Menggunakan kemenyan dapat menurunkan fungsi tubuh untuk menghilangkan lithium.
musafir penanti ajal tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.
sumber https://hellosehat.com/herbal/kemenyan/



apakah obat kimia Amoxicillin itu antibiotik?

Apa itu Amoxicillin?

Hasil gambar untuk amoksisilin

Untuk apa obat Amoxicillin?

Amoxicillin adalah obat jenis antibiotik penicillin yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Antibiotik ini hanya mengobati infeksi bakteri. Obat ini tidak akan bekerja untuk infeksi virus (seperti pilek, flu). penggunaan antibiotik apapun yang tidak perlu atau penyalahgunaan antibiotik dapat menyebabkan efektivitasnya menurun.
Amoxicillin juga digunakan dengan obat lain untuk mengobati ulkus lambung/usus yang disebabkan oleh bakteri H. pylori dan untuk mencegah kambuhnya maag.
PENGGUNAAN LAINNYA: Bagian ini berisi penggunaan obat yang tidak tercantum pada label yang disetujui oleh ahli kesehatan untuk obat, tetapi mungkin diresepkan oleh dokter Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum dalam bagian ini  jika hanya sudah diresepkan oleh dokter Anda.
Obat ini juga dapat digunakan oleh orang-orang dengan masalah jantung tertentu (seperti penyakit katup jantung) sebelum prosedur medis/gigi (seperti operasi gigi/gusi) untuk mencegah infeksi jantung.

Bagaimana aturan pakai Amoxicillin?

Konsumsi obat ini dengan atau tanpa makanan seperti yang diarahkan oleh dokter Anda, biasanya setiap 8 atau 12 jam. Dosis didasarkan pada kondisi medis dan respon terhadap pengobatan. Minum banyak cairan saat menggunakan obat ini kecuali dokter Anda menyarankan sebaliknya.
Antibiotik bekerja dengan baik ketika jumlah obat dalam tubuh Anda berada pada tingkat yang stabil. Oleh karena itu, gunakan obat ini secara teratur. Untuk membantu Anda mengingat dosis, gunakan pada waktu yang sama setiap hari.
Lanjutkan penggunaan obat ini sampai jumlah yang ditentukan selesai, bahkan jika gejala hilang setelah beberapa hari. Menghentikan pengobatan terlalu dini memungkinkan bakteri untuk terus tumbuh dan dapat mengakibatkan kembalinya infeksi. Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk. Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan Amoxicillin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Amoxicillin untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa Biasa untuk Actinomycosis: 500 mg secara oral 3 kali sehari atau 875 mg secara oral dua kali sehari selama enam bulan.
Dosis Dewasa Biasa untuk Anthrax Profilaksis: 500 mg oral setiap 8 jam.
Dosis Dewasa Biasa untuk Cutaneous Bacillus Anthracis: 500 mg secara oral tiga kali sehari.
Dosis Dewasa Biasa untuk Profilaksis Bakteri Endokarditis: 2 g secara oral diberikan satu jam sebelum prosedur.
Dosis Dewasa Biasa untuk Infeksi Chlamydia: 500 mg secara oral 3 kali sehari selama 7 hari pada pasien hamil sebagai alternatif untuk eritromisin pada individu yang sensitif macrolide.
Dosis Dewasa Biasa untuk Cystitis: 250-500 mg secara oral 3 kali sehari selama 3-7 hari; alternatif, 500-875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan.
Dosis Dewasa Biasa untuk Infeksi Saluran Kemih: 250-500 mg secara oral 3 kali sehari selama 3-7 hari. Alternatifnya, 500-875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan.
Dosis Dewasa Biasa untuk Infeksi Helicobacter pylori: 1 g secara oral 2-3 kali sehari selama 14 hari
Dosis Dewasa Biasa untuk Penyakit Lyme – Arthritis: 500 mg secara oral 3 kali sehari selama 14-30 hari
Dosis Dewasa Biasa untuk Penyakit Lyme – Carditis: 500 mg secara oral 3 kali sehari selama 14-30 hari.
Dosis Dewasa Biasa untuk Penyakit Lyme – Eritema Chronicum Migrans: 500 mg secara oral 3 kali sehari selama 14-30 hari
Dosis Dewasa Biasa untuk Penyakit Lyme – Neurologis: 500 mg secara oral 3 kali sehari selama 14-30 hari.
Dosis Dewasa Biasa untuk Otitis Media: 250-500 mg secara oral 3 kali sehari selama 10-14 hari; alternatif, 500-875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan.
Dosis Dewasa Biasa untuk Pneumonia: 500 mg secara oral 3 kali sehari atau 875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan selama 7-10 hari jika pneumonia pneumokokus diduga terjadi.
Dosis Dewasa Biasa untuk Sinusitis: 250-500 mg secara oral 3 kali sehari selama 10-14 hari; alternatif, 500-875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan.
Dosis Dewasa Biasa untuk Infeksi Kulit atau Infeksi Jaringan Lunak: 250-500 mg secara oral 3 kali sehari selama 7-10 hari; alternatif, 500-875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan.
Dosis Dewasa Biasa untuk Infeksi Saluran Pernapasan Atas: 250-500 mg secara oral 3 kali sehari selama 7-10 hari; alternatif, 500-875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan.
Dosis Dewasa Biasa untuk Bronchitis: 250-500 mg secara oral 3 kali sehari selama 7-10 hari; alternatif, 500-875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan.
Dosis Dewasa Biasa untuk Tonsilitis/Faringitis
Immediate-release: 250-500 mg secara oral 3 kali sehari selama 7-10 hari; alternatif, 500-875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan.
Extended-release: 775 mg oral sekali sehari dalam waktu 1 jam setelah makan selama 10 hari; untuk infeksi Streptococcus pyogenes sekunder.
Dosis Dewasa Biasa untuk Infeksi Bakteri: 250-500 mg secara oral 3 kali sehari selama 7-21 hari; alternatif, 500-875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan.

Bagaimana dosis Amoxicillin untuk anak?

Dosis Anak-anak Biasa untuk  Profilaksis Bakteri Endokarditis: 50 mg/kg secara oral sebagai dosis tunggal 1 jam sebelum prosedur.
Dosis Anak-amak untuk  Profilaksis Anthrax: 80 mg/kg/hari dibagi dalam dosis yang sama diberikan secara oral setiap 8 jam. Dosis maksimum: 500 mg/dosis.
Dosis Anak-anak Biasa untuk Cutaneous Bacillus Anthracis: Pengobatan untuk kasus infeksi Bacillus anthracis kulit: 80 mg/kg/hari dibagi dalam dosis yang sama diberikan secara oral setiap 8 jam. Dosis maksimum: 500 mg/dosis.
Dosis Anak-anak Biasa untuk Otitis Media
Usia:
4 minggu-3 bulan: 20-30 mg/kg/hari dalam dosis terbagi setiap 12 jam.
4 bulan-12 tahun: 20-50 mg/kg/hari dalam dosis terbagi setiap 8-12 jam.
Catatan: otitis media akut karena Streptococcus pneumonia yang sangat resisten mungkin memerlukan dosis 80-90 mg/kg/hari secara oral dibagi menjadi 2 dosis yang sama dalam 12 jam.
Dosis Anak-anak Biasa untuk Infeksi kulit atau Infeksi jaringan lunak
Usia:
4 minggu-3 bulan: 20-30 mg/kg/hari dalam dosis terbagi setiap 12 jam.
4 bulan-12 tahun: 20-50 mg/kg/hari dalam dosis terbagi setiap 8-12 jam.
Catatan: otitis media akut karena Streptococcus pneumonia yang sangat resisten mungkin memerlukan dosis 80-90 mg/kg/hari secara oral dibagi menjadi 2 dosis yang sama dalam 12 jam.
Dosis Anak-anak Biasa untuk Infeksi Saluran Kemih
Usia:
4 minggu-3 bulan: 20-30 mg/kg/hari dalam dosis terbagi setiap 12 jam.
4 bulan-12 tahun: 20-50 mg/kg/hari dalam dosis terbagi setiap 8-12 jam.
Catatan: otitis media akut karena Streptococcus pneumonia yang sangat resisten mungkin memerlukan dosis 80-90 mg/kg/hari secara oral dibagi menjadi 2 dosis yang sama dalam 12 jam.
Dosis Anak-anak Biasa untuk Pneumonia: 40-50 mg/kg/hari secara oral dalam dosis terbagi setiap 8 jam.
Dosis Anak-anak Biasa untuk Tonsilitis/Faringitis
Usia:
4 minggu-3 bulan: 20-30 mg/kg/hari dalam dosis terbagi setiap 12 jam.
4 bulan-12 tahun: 20-50 mg/kg/hari dalam dosis terbagi setiap 8-12 jam.
12 tahun atau lebih tua:
Immediate-release : 250-500 mg secara oral 3 kali sehari selama 7-10 hari; alternatif, 500-875 mg secara oral dua kali sehari dapat diberikan.
Extended-release: 775 mg oral sekali sehari dalam waktu 1 jam setelah makan selama 10 hari; untuk infeksi  S pyogenes sekunder.

Dalam dosis dan sediaan apakah Amoxicillin tersedia?

Kapsul, Oral: 250 mg, 500 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena Amoxicillin?

Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini: mual, muntah, berkeringat, gatal-gatal, gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, atau merasa seperti akan pingsan.
Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari efek samping yang serius berikut ini:
  • Bercak putih atau luka di dalam mulut atau bibir Anda
  • Demam, kelenjar membengkak, ruam atau gatal-gatal, nyeri sendi, atau perasaan sakit umum
  • Kulit pucat atau menguning, mata menguning, urin berwarna gelap, demam, kebingungan atau kelemahan
  • Kesemutan, mati rasa, nyeri, kelemahan otot yang parah;
  • Mudah memar, perdarahan yang tidak biasa (hidung, mulut, vagina, atau dubur),  bintik-bintik ungu atau merah di bawah kulit Anda
  • Alergi kulit parah  demam, sakit tenggorokan, pembengkakan di wajah atau di lidah, rasa terbakar di mata, sakit kulit, diikuti dengan ruam kulit merah atau ungu yang menyebar (terutama di wajah atau tubuh bagian atas), menyebabkan kulit mengelupas
Efek samping yang kurang serius mungkin termasuk:
  • Sakit perut, mual, muntah
  • Vagina gatal atau adanya cairan
  • Sakit kepala
  • Lidah bengkak, hitam, atau “berbulu”
Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan Amoxicillin?

Sebelum menggunakan amoxicillin, beri tahu dokter dan apoteker jika Anda:
  • Alergi terhadap amoxicillin, penisilin, cefalosporin, atau obat lain
  • Sedang menggunakan obat resep dan obat non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan, atau akan menggunakan. Pastikan untuk menyebutkan: kloramfenikol (Chlormycetin), antibiotik lain, dan probenesid (Benemid). Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya efek samping
  • Memiliki atau pernah memiliki penyakit ginjal, alergi, asma, demam, gatal-gatal, atau fenilketonuria
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan amoxicillin, hubungi dokter Anda

Apakah Amoxicillin aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA)
Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:
  •      A= Tidak berisiko
  •      B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •      C= Mungkin berisiko
  •      D= Ada bukti positif dari risiko
  •      X= Kontraindikasi
  •      N= Tidak diketahui
Amoxicillin dapat masuk ke dalam ASI dan dapat membahayakan bayi yang menyusui. Katakan kepada dokter Anda jika Anda menyusui bayi.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Amoxicillin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.
  • Acrivastine
  • Bupropion
  • Chlortetracycline
  • Demeclocycline
  • Doxycycline
  • Lymecycline
  • Meclocycline
  • Methacycline
  • Methotrexate
  • Minocycline
  • Oxytetracycline
  • Rolitetracycline
  • Tetracycline
  • Venlafaxine
  • Warfarin
  • Acenocoumarol
  • Khat
  • Probenecid

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Amoxicillin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Amoxicillin?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti:
  • Alergi terhadap penisilin atau antibiotik sefalosporin (misalnya, cefaclor, cefadroxil, cephalexin, Ceftin®, atau Keflex®)
  • Mononukleosis (infeksi virus) — Tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • Penyakit ginjal, berat — Gunakan dengan hati-hati. Efek dapat ditingkatkan karena pemebersihan obat lebih lambat dari tubuh.
Fenilketonuria (PKU) — tablet kunyah mengandung fenilalanin, yang dapat membuat kondisi ini lebih buruk.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.
Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.