Selasa, 30 April 2019

Perawatan Pasca Bedah (Operasi)

Perawatan Pasca Bedah


Image result for operasi cesar
Perawatan pasca bedah, Apakah artinya  ?
Perawatan pasca bedah adalah perawatan yang harus segera dilakukan setelah melakukan operasi untuk dapat mempercepat membuat pasien dengan betul - betul keadaanya sehat dan sembuh total

Ditinjau dari sudut penderita, tidak ada yang lebih penting selain dari perawatan pasca beda. Karena itu perawatan ini memerlukan perhatian khusu dari ahli kebidanan dan seluruh staf perawatan. Sesungguhnya perawatan telah dimulai sejak penderita berada diatas meja operasi dibawah pengawasan bersama antara ahli anestesi dan kebidanan serta staf kamar operasi. Penolong harus membuat laporan singkat tentang jalannya pembedahan, dan pada saat selesai operasi, sebelum meninggalkan penderita, penolong membuat perintah - perintah rutin tentang pedoman perawatan penderita sesuai dengan jenis - jenis operasi yang dilakukan yang berbeda pada setiap kasus.

Bedah kebidanan pervaginam misalnya, perawatannya tidak jauh berbeda dengan perawatan persalinan biasa, kecuali pada kaus - kasus tertentu. Sedangkan bedah kebidanan perabdominam memerlukan perhatian dan perawatan khusus karena keberhasilan dan kegagalan operasi sedikit banyaknya ditentukan oleh perawatan pasca  bedah. Perawatan pertama yang dilakukan setelah selesai operasi adalah pembalutan luka ( wound dressing ) dengan baik. Sebelum penderita dipindahkan dari kamar operasi hendaklah tanda - tanda vital, yaitu keluar dan sebagainya diukur dan dicatat. Pengukuran dan pencatatan ini diteruskan sampai beberapa jam pasca bedah dan beberapa kali sehari untuk hari - hari selanjutnya termasuk pengukuran suhu badan.

Perawatan Luka Insisi

Apakah itu luka insisi ? Luka insisi adalah luka yang disebabkan oleh karena benda tajam. Jadi luka insis yang dimaksud pada perawatan pasca bedah adalah luka karena hasil operasi dari benda atau alat operasi. Jadi dibutuhkan perawatan luka insisi untuk mempercepat kesembuhan. Luka insisi dibersihkan dengan alkohol dan larutan suci hama ( larutan betadine dan sebagainya ), lalu ditutup dengan kain penutup luka. Secara periodik pembalut luka diganti dan dibersihkan. Dibuat pula catatan kapan benang atau agrave dicabut dan dilonggarkan. Diperhatikan pula apakah luka sembuh perprimum atau dibawah luka terdapat eksudat.

Komplikasi Luka Insisi

Pada luka insisi akan memiliki komplikasi jika tidak diberikan perawatan yang cepat dan baik. Berikut dibawah ini komplikasi luka insisi yang diduga sering terjadi ketika perawatan pasca bedah tidak ditangani dengan baik dan benar.
  • Sebagian luka sembuh dan tertutup baik. Sebagian lagi dengan eksudat dalam jumlah sedang dan keluar melalui lubang - lubang ( Fistel )
  • Luka terbuka sebagian , Bernanah dan terinfeksi.
  • Luka terbuka seluruhnya dan usus kelihatan atau keluar.
  • Luka tersebut memerlukan perawatn khusus sampai memerlukan reinsisi untuk membuat luka baru dan menutup kembalinya. Komplikasi diatas sering kita jumpai pada kasus kasus kebidanan dengan diabetes melitus, obesitas, dan partus lama atau partus terlantar dimana sebelumnya telah terjadi infeksi intrapartal.

Tempat Perawatan Pasca Bedah

Setelah tindakan dikamar operasi selesai, penederita kedalam lamar rawat khusus ( recovery room ) yang dilengakapi dengan alat pendingin kamar udara selama beberapa hari. Bila pasca bedah keadaan penderita gawat, segera dipindahkan keunit perawatan darurat ( intensive care unit ) untuk perawatn bersama  - sama dengan unit anastesi, karena disini peralatan untuk menyelamatkan penderita lebih lengkap. 

Setela beberapa hari dirawat didalam kamar rawat khusus atau pada unit perawatn darurat dan keadaan penderita mulai  pulih, barulah dipindahkan ketempat penderita semula dirawat. Disini perawatn luka dan pengukuran tanda - tanda vital penederita dilanjutkan seperti biasa.


Senin, 29 April 2019

Sejarah Kondom atau Karet KB ( Keluarga Berencana ) Dan Efek Sampingnya

Sejarah Kondom atau Karet KB ( Keluarga Berencana ) Dan Efek Sampingnya

Foto : Kondom
Kondom atau karet KB ( Keluarga berencana ) disebut juga coitus condomatosus atau french letter. Kondom atau karet KB ( Keluarga Berencana ) dikenal lebih dahulu di mesir kuno.  Menurut riwayat mesir kuno, kondom telah dipakai dimesir sejak tahun 1350 sebelum masehi ( SM ). Dalam mesir kuno kondom bertujuan sebagai tujuan pencegahan penularan penyakit kelamin bagi pemakai atau pengguna kondom sendiri. Kondom yang pada saat itu adalah kondom yang terbuat dari kulit biri - biri yang telah dipakai di inggris sezak abad 18. Namun pada zaman modern ini kondom terbuat dari karet tipis atau lateks atau bahan kolagen, atau plastik, namun cukup kuat dan menyenangkan bagi pemakai dan pengguna kondom tersendiri.

Cara Kerja Kondom ( Karet KB )

Kondom menyarungi penis sewaktu koitus sehingga dapat mencegahnya masuknya sel mani kedalam liang sanggama karena seluruh semen tertampung didalam kondom. Oleh karena itu kondom digunakan sebagai alat KB untuk program keluarga berencana tanpa melakukan suntikan obat kimia.

Efektivitas Kondom Karet 
Secara teoritis kegagalan kondom hanya bisa terjadi bila ( a ) kondom bocor atau robek, atau ( b ) pemakaian kurang disiplin dan kurang teliti mematuhi petunjuk cara pemakaiannya. Angka kegagalan adalah berkisar antara 15 - 36 %. Efektivitas dapat dipertinggi dengan jalan sebagai berikut dibawah ini :
  • Memakai kondom berminyak , karena jarang koyak  = Oleh karena itu ketika anda membeli kondom perhatikan kondisi kondom cari kondom yang mempunyai minyak yang sudah melekat pada kondom dan jika kondom tidak mempunyai minyak lebih baik jangan digunakan karna kondom yang tidak berminyak cenderung mudah koyak.
  • Penis segera ditarik keluar dari vagina setelah ejakulasi : Mengapa kondom ditarik setelah ejakulasi karena kondom sendiri mempunyai pori - pori kecil yang memungkinkan jadi celah keluar sperma jika dibiarkan berlama - lama didalam karena ketika ejakulasi sperma keluar dengan mempunyai tekanan tembak.
  • Waktu manarik penis, pangkal kondom dipegang supaya jangan tertinggal dan tertumpah. Dalam pemakaian kondom yang tidak baik dan pemakaian kondom yang kasar dapat membuat kondom terlepas atau kemungkinan terlepas ketika mengeluarkan penis.
  • Mengoleskan spermisida pada kondom atau kondom yang sudah ada spermisidanya. Apa itu spermisida, spermisida adalah suatu zat kontrasepsi yang berfungsi untuk menghancurkan sperma atau mematikan sperma agar sperma tidak membuahi sehingga tidak terjadi kehamilan.
  • Pakailah satu kondom untuk satu kali koitus. Koitus adalah persetubuhan atau berhubungan intim.

Efek Samping Kondom 

Dalam efek samping kondom jarang sekali didengar namun walaupun jarang, berarti tidak mempunya efek samping tersendiri. Efek samping kondom pernah dilaporkan kondom tertinggal di dalam vagina selama beberapa waktu, menyebabkan wanita mengeluh keputihanyang banyak dan amat berbau, terjadinya infeksi ringan. Pada sejumlah kecil akseptor mengeluh alergi terhadap karet.

Diafragma Sebagai Metode KB ( Keluarga Berencana )

Diafragma atau vaginal diaphragma atau dutch cap telah dipakai sejak tahun 1882 dieropa, yang terbuat dari karet. Diafragma merupakan modifikasi dari cara zaman dulu, dimana untuk mencegah masuknya sperma, liang sanggama disumbat dengan kain perca atau daun - daunan.

Cara kerja Diafragma
Prinsip kerja dari diafragma atau kap serviks adalah menghalangi sel mani masuk kedalam kanalis servikalis. Ada bermacam - macam ukuran diafragma yang tersedia dapat dipilih sesuai selera. Untuk meningkatkan efektivitasnya, maka kedalam dioleskan spermisida untuk mematikan sel mani.

Cara Pakai Diafragma
Alat ini dipasang oleh si wanita itu sendiri, setelah cara pasangnya didemonstrasikan dan diajarkan bagaimana meletakkan diafragma yang betul. Setelah terlebih dahulu mengoleskan spermisida pada kap diafragma, maka pinggir kap ditekan dengan ibu jari dan telunjuk sampai menjadi pica, kemudian labia dilebarkan untuk membuka liang sanggama. Masukkanlah kedalam vagina dengan bagian cekung berada disebelah luar,  sehingga menutup serviks uteri yang baik. Diafragma dipasang sebelum koitus dan dikeluarkan 6 - 8 jam setelah koitus selesai.

Efektivitas Diafragma
Kurang disukai karena faktor - faktor psikis dan higienis, serta untuk pemakainnya memerlukan motivasi dan pengajaran yang memerlukan pendidikan akseptor, angka kegagalan 9 - 34 %.

Efek Samping
Jarang ditemui, walaupun kadang - kadang akan menimbulkan keputihan bertambah dan banyak cairan yang keluar dari vagina dan keputihan.

Foto : Diafragma




Minggu, 28 April 2019

kurate karena keguguran

Mengenal Proses Kuretase ( Kerokan ) pada Wanita

Mengenal proses kuretase atau kerokan pada wanita yang mengalami terjadinya keguguran. Dalam istilah kuretase atau kerokan mungkin sudah anda sering dengar kata tersebut. Taukah anda apa pengertian dari kuretase atau kerokan yang sering didengar dalam bahasa medis. Mungkin anda sekalian yang membaca artikel ini pernah mengalami keguguran sehingga melakukan kuretase atau kerokan. Dan mungkin istri anda pernah melakukan kuretase atau kerokan. Berikut ini akan dibahas mengenai kuretase atau kerokan yang sering dipraktekkan dalam dunia medis. Artikel ini dibuat supaya anda lebih mengerti tentang pemahan mengenai kuretase atau kerokan yang pernah anda alami atau istri anda yang mengalaminya.

Pengeluaran Secara Digital

Tindakan ini dilakukan untuk menolong penderita ditempat - tempat yang tidak ada fasilitasnya kuratase : sekurang - kurangnya untuk menghentikan perdarahan. Hal ini sering kita dilakukan pada keguguran yang sedang berlangsung ( abortus incipiens ) dan keguguran bersisa ( abortus incompletus ). 

Pembersihan secara digital hanya dapat dilakukan bila telah ada pembukaan serviks uteri yang dilalui oleh satu jari longgar dan kavum uteri cukup luas. Karena manipulasi ini akan menimbulkan rasa nyeri, maka sebaiknya dilakukan dalam narkosa umum intravena ( ketalar ) atau anastesi blok para - servikal.

Caranya adalah dengan dua tangan ( bimanual ) : jari telunjuk tangan kanan dimasukkan kedalam jalan lahir untuk pengeluaran hasil konsepsi : sedangkan tangan kiri memegang korpus uteri untuk memfiksasi melalui dinding perut. Dengan menggunakan jari, kikislah hasil konsepsi sebanyak mungkin atau sebersih mungkin.

Kuretase ( Kerokan ) 

Kuratase atau kerokan adalah salah satu cara yang digunakan untuk membersihkan hasil konsepsi memakai alat kuretase ( sendok keroken ). Sebelum melakukan kuretase, penolong harus melakukan pemeriksaan dalam untuk menentukan letak uterus, keadaan serviks dan besarnya uterus. Gunanya untuk mencegah terjadinya bahaya kecelakaan misalnya perforasi.

Persiapan Sebelum Kuretase atau kerokan 

Persiapan Penderita
Dilakukan pemeriksaan umum : tekanan darah, nadi keadaan jantung, dan paru - paru dan sebagainya. Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan semuanya dalam keadaan sehat atau baik. Maka akan dilanjutkan dalam peemasangan infus sebagai profilaksis.

Persiapan Peralatan Alat - alat Kuretase
Dalam persiapan peralatan alat - lat kuretase  hendaknya disediakan dalam bak alat dalam keadaan aseptik ( suci hama ) berisi :
  • Spekulum dua buah
  • Sonde atau penduga uterus
  • Cunan muzeux atau cunam porsio
  • Berbagai ukuran busi  atau dilatator hegar
  • Bermacam - macam ukuran sendok kerokan ( kuret ) 
  • Cunam abortus, kecil dan besar
  • Pinset dan klem 
  • Kain steril dan sarung tangan dua pasang.
  • Kain steril dan sarung tangan dua pasang
Setelah itu penderita dilanjutkan penderita atau pasien ditidurkan dalam posisi litotomi. Pada umumnya diperlukan anastesi infiltrasi lokal atau umum secara intravena dengan ketalar.

Teknik Kuretase

  1. Tentukan letak rahim. Yaitu dengan melakukan pemeriksaan dalam alat - alat yang dipakai umumnya terbuat dari metal dan biasanya melengkung karena itu memasukkan alat - alat ini harus disesuaikan dengan letak rahim. Gunanya supaya jangan terjadi salah arah ( fase route ) dan perforasi.
  2. Penduga rahim atau sondage. Masukkan penduga rahim sesuai dengan letak rahim dan tentukan panjang atau dalamnya penduga rahim. Caranya adalah setelah ujung sonde terasa membentur fundus uteri, telunjuk tangan kanan diletakkan atau dipindahkan pada portio dan tariklah sonde keluar, lalu baca berapa cm dalamnya rahim.
  3. Dilatasi. Bila pembukaan serviks belum cukup untuk memasukkan sendok kuret, lakukan terlebih dahulu didilatasi dengan dilatator atau bougie hegar. Peganglah busi seperti memgang pensil dan masukkanlah hati - hati sesuai letak rahim . Untuk sendok kuret terkecil biasanya diperlukan dilatasi samapai hegar nomor 7. Untuk mencegah kemungkinan perforasi usahakanlah memakai sendok kuret yang agak besar, dengan dilatasi yang lebih besar.
  4. Kuretase seperti dikatakan, pakailah sendok kuret yang agak besar. Memasukkanya bukan dengan kekuatan dan melakukan kerokan biasanya mulailah dibagian tengah. Pakai sendok kuret yang tajam atau ada tanda yang bergerigi karena lebih efektif dan lebih terasa sewaktu melakukan kerokan pada dinding rahim dalam atau seperti bunyi mengukur kelapa. Dengan demikian kita tahu bersih atau tidaknya hasil kerokan.
  5. Cunamabortus. Pada abortus inisipiens, dimana sudah kelihatan jaringan, pakailah cunam abortus untuk mengeluarkanya yang biasanya diikuti oleh jaringan lainnya. Dengan demikian sendok kuret hanya dipakai untuk membersihkan sisa - sisa yang ketinggalan saja.
  6. Perhatian. Memegang, memasukkan dan menarik alat - alat heruslah hati - hati : dilakukan dengan lembut ( with lady's hand ) sesuai dengan arahan dan letak rahim.


  7. sumber :
  8. https://www.ocanflash.com/2019/02/mengenal-proses-kuretase-kerokan-pada.html

Sabtu, 27 April 2019

Cara Terbaik Untuk Mengobati Depresi Pascapersalinan

Cara Terbaik Untuk Mengobati Depresi Pascapersalinan

Hasil gambar untuk mesra ala islam
Cara Terbaik Untuk Mengobati Depresi Pascapersalinan - Delapan puluh persen wanita mengalami depresi ringan selama beberapa minggu pertama masa keibuan; Namun, banyak wanita akan mengalami bentuk depresi yang jauh lebih parah yang tidak akan hilang dengan sendirinya. Hal terbaik yang harus dilakukan wanita setelah dia mulai memiliki tanda-tanda depresi pascamelahirkan adalah mencari bantuan medis dan mengembangkan sistem pendukung. Beberapa gejala termasuk perubahan drastis dalam nafsu makan, menangis yang tidak terkendali, takut menjadi ibu yang buruk atau sendirian dengan anak, kurangnya minat dalam hal-hal yang biasa Anda nikmati, tidak tertarik pada bayi, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit dan pikiran menyakitkan bayi atau dirimu sendiri. Terus belajar tentang bagaimana depresi pascamelahirkan diobati.

Psikoterapi

Banyak wanita berjuang dengan depresi pascamelahirkan karena mereka tidak sadar mereka memilikinya. Saat Anda mulai merasakan gejala apa pun, sekarang saatnya berbicara dengan psikoterapis. PPD adalah bentuk depresi klinis, dan berbicara kepada seorang profesional tentang perasaan Anda dan bidang-bidang yang menjadi perhatian dapat menjadi rasa lega yang luar biasa. Psikoterapi untuk depresi pascapersalinan agak berbeda dari perawatan umum karena jenis terapi ini akan dimulai dengan berfokus pada meredakan gejala. Terapis akan bekerja dengan pasien untuk memberi mereka kembali kendali atas hidup mereka, dan juga akan membantu menanamkan keyakinan pada pasien dengan menegaskan perasaan mereka yang cukup umum dan mereka tidak perlu merasa malu. Dalam kebanyakan kasus, wanita tidak akan mencari psikoterapi sebagai pengobatan jangka panjang, tetapi lebih sebagai tindakan sementara sampai depresi telah berlalu. Dalam kasus lain, wanita akan terus menemui terapis untuk membantu dalam aspek lain dalam hidupnya.

Antidepresan

Menurut laporan, sekitar satu dari enam orang Amerika mengonsumsi antidepresan. Dengan demikian, tidak mengherankan bahwa wanita yang menderita depresi pascamelahirkan juga akan menggunakan jenis obat ini untuk melewati masa-masa sulit. Sama seperti terapi, ibu yang menderita PPD tidak akan selalu harus tinggal dengan resep selama sisa hidup mereka. Ini juga akan menjadi solusi sementara. Setiap jenis antidepresan akan menargetkan berbagai aspek kimia otak.
Dalam beberapa kasus, wanita harus mengubah jenis obat yang mereka gunakan untuk menemukan salah satu yang terbaik, dan hal yang sama mungkin berlaku untuk tingkat dosis. Dan, penting untuk dicatat bahwa perlu waktu beberapa minggu agar obat dapat berfungsi dengan baik, sehingga wanita harus bersabar sampai menjadi efektif. Obat yang lebih baru memiliki lebih sedikit efek samping; Namun, semua antidepresan memiliki beberapa efek samping seperti mual, pusing, kenaikan berat badan, penurunan berat badan, kesulitan tidur, mulut kering, diare, dan sakit kepala.

Jaringan Dukungan

Penting untuk menjadi peserta aktif dalam jaringan pendukung, seperti yang dibuat dari anggota keluarga. Mungkin Anda mungkin menemukan wanita lain di keluarga Anda juga menderita depresi pascamelahirkan. Perempuan, terutama ibu baru, cenderung menekan diri sendiri untuk menjadi sempurna dan menjaga perasaan mereka pada diri sendiri agar tidak tampak kurang begitu. Akibatnya, mereka mulai memiliki perasaan tidak mampu dan marah ketika, pada kenyataannya, banyak wanita mengalami perasaan yang sama. Jika Anda tidak nyaman berbicara dengan anggota keluarga atau teman dengan anak-anak, bergabunglah dengan kelompok dukungan untuk wanita dengan PPD. Anda harus dapat menemukan satu di dekatnya, bahkan jika Anda tinggal di kota kecil. Kelompok-kelompok ini dapat membantu mengajarkan keterampilan mengatasi dari ibu lain yang mungkin tidak Anda pelajari dari terapi. Ini juga bisa sangat membantu dan bermanfaat untuk bertemu ibu baru di daerah Anda untuk membantu dengan tantangan orangtua tambahan di masa depan.

Terapi Elektrokonvulsif

Terapi Electroconvulsive (ECT) mungkin kurang dikenal daripada psikoterapi. Namun, banyak wanita mengalami hasil positif dengan bentuk perawatan ini. ECT adalah salah satu di mana arus listrik kecil melewati otak untuk secara sengaja membuat kejang yang tidak berbahaya dan sesaat. Terapi electroconvulsive diyakini akan membuat perubahan dalam kimia otak wanita, sehingga mengurangi gejala depresi pascamelahirkan. ECT biasanya digunakan untuk wanita yang tidak menanggapi perawatan lain, atau jika wanita mengalami psikosis postpartum daripada PPD. Penting untuk dicatat bahwa jenis perawatan ini dapat menyulitkan wanita untuk menyusui. Juga mungkin rawat inap mungkin diperlukan untuk menerima terapi elektrokonvulsif.

Terapi perilaku kognitif

Terapi perilaku kognitif (CBT) sering berhasil mengubah tindakan, perasaan, dan pikiran individu dalam sejumlah skenario, termasuk depresi pascamelahirkan. CBT akan fokus pada masalah yang ada di tangan dan solusi yang sesuai, daripada aspek kehidupan yang telah terjadi di masa lalu. Ini juga akan fokus pada pandangan dan keyakinan Anda tentang menjadi ibu baru daripada ciri-ciri kepribadian. Jenis terapi ini akan berfungsi untuk menciptakan perilaku gaya hidup yang berhasil untuk Anda. Ini adalah cara luar biasa untuk membantu seorang ibu mengendalikan pikirannya secara positif. Terapi perilaku kognitif juga akan membantu menciptakan metodologi koping pribadi untuk membuat hidup lebih mudah dikelola.

Jumat, 26 April 2019

Obat Kuat Dari Pasta Gigi

Obat Kuat Dari Pasta Gigi

Gambar hasil untuk obat pasta gigi islam
Obat kuat, Para laki - laki pasti ingin kuat atau tahan dalam melakukan hubungan badan dengan istri. Namun justru banyak para laki - laki yang tidak bisa kuat atau tahan lama dalam berhubungan badan dengan istri. Terbukti di komunitas tanaman obat herbal cenderung para laki - laki bergabung dalam komunitas tersebut untuk mencari obat kuat herbal atau obat kuat alami. Contoh salah satu obat kuat alami atau obat kuat herbal adalah dari pasta gigi. Berikut status dari mi yang menyatakan mengenai obat kuat dari pasata gigi. Jadi anda bisa mencoba membuat obat kuat dirumah tanpa harus mencari obat lain. Coba baca dan simak status dari MI tentang obat kuat atau tahan lama dalam berhubungan badan.



Hal yang paling saya gemes itu kalau ada postingan yang bertanya tentang kekuatan dalam berhubungan intim suami istri. Tapi itu hal yang simple sebenarnya jika suami nya mau dan tidak malas serta gak mau ribet atau malu ngelakukannya. Oke de ini beberapa tips obat kuat berhubungan badan menurut MI.
  1. Olahraga ( Bebas, Usahakan yang berkaitan dengan otot perut dan pinggul )
  2. Senam kegel ( Caranya tahan ototnya dengan cara seperti menahan kencing selama 5 - 20 detik lalu lepaskan, ulangi terus menerus dan lakukan sesering mungkin, ingat ya dilakukan disaat tidak sedang mau kencing karna menahan air kencing lama - lama itu sangat berbahaya.
  3. Campurkan satu sendok bubuk kopi hitam dicampur dengan pasta gigi, lalu oleskan pada mister P  secara merata dan jangan kena lubangnya ya , diamkan selama 5 - 10 menit. Setelah itu cuci dan lakukan hubungan badan
  4. Silahkan lakukan cara diatas terlebih dahulu,  cara yang simple murah , sehat dan tidak memiliki efek samping.
Dan menurut Mi karena natural dan alami, efek ketahana nambah lima belas menit dari durasi normal dan disarankan mengatur pola pas penetrasi '' Ungkap MI ''. Dan di balas oleh Kairos Gilbert yang mengatakan bahwa dalam terlalu lama juga tidak enak yang enak itu bersamaan.

Balas si " MI '' Betul om, saran aja om kalau diawal awal bermain kasih istri kesempatan itri posisi diatas sampai dia organisme, Setelah itu baru sang suami bisa bermain sesuai keinginannya, Tapi saat penetrasi jangan cepat - cepat ditambah keras om, karena itu tidak memberikan kenikmatan bagi sang istri melainkan bisa menurunkan gairahnya, lakukan pelan - pelan itu malah bisa membuat sang istri ingin organisme kembali.

Dalam berhubungan dengan suami istri tentu kebersaman itu adalah hal yang penting, menikmati bersama dan menjalani sesama dengan keingin bersama tidak melakukan keegoisan, Berialh kesempatan dengan pasangan anda. Supaya anda dan pasangan anda dapat menikmati dengan keharmonisan dan kehangatan bersama sehingga kengingan ingin melakukannya akan kembali. Karena merasa saling menikmati ripme permainan dan merasakan bahagia sehingga timbul keawet mudaan antara keduanya.

sumber : https://www.ocanflash.com/2019/02/obat-kuat-tahan-lama-berhubungan-dengan.html

Kamis, 25 April 2019

Cara Latihan Senam Pasca Persalinan

Cara Latihan Senam Pasca Persalinan

Image result for senam islam
Setelah persalinan terjadi involusi pada hampir seluruh organ tubuh wanita. Involusi ini sangat jelas terlihat pada alat - alat kandungan. Sebagai akibat kehamilan, dinding perut menjadi lembek dan lemas disertai adanya garis - garis putih dan hitam ( striae gravidarum ) yang dari sudut keindahan tubuh akan terasa sangat menganggu. Karena ini mereka akan berusaha untuk mengencangkan dan memulihkan keadaan dinding perut yang tidak indah tersebutMengembalikan keadaan tubuh menjadi lebih indah dan langsing seperti semula diusahakan ( 1 ) Perawatan pasca persalinan , dan ( 2 ) latihan senam pasca persalinan.

Perawatan Pasca Persalinan

Perawatan tubuh pasca persalinan sesunguhnya harus telah dimulai sebelum persalinan, yaitu dengan senam hamil yang teratur sejak kehamilan berumur kira - kira enam ( 6 ) bulan. Sedangkan perawatan dinding perut supaya cepat pulih dari ganguan striae gravidarum dimulai semenjak kehamilan 8 - 9 bulan, yaitu dengan memberikan olesan krem ( diadal prenatal cream ) pada dinding perut setiap hari. Telah menjadi kebiasaan wanita indonesia memekai gurita dan korset yang ketat segera setelah bersalin sebagai perawatan dinidinding perut. Disamping itu untuk menghilangkan garis - garis pada perut dipakai ramuan - ramuan tradisional berupa bedak cair yang dioleskan pada dinding perut, muka dan badan. Sekarang telah dipasarkan pula sejenis krem ( diadal postnatal cream ) yang dioleskan pad tempat - tempat dimana dijumpai striae : dinding perut, paha, payudara, dan lain - lain. Krem ini dapat meningkatkan metabolisme, tonus dan elastisitas dari kulit.

Latihan Senam Pasca Persalinan

Perawatan dan Pemeliharaan keindahan tubuh dapat  pula dilakukan dengan senam pasca persalinan. Umumnya yang menjadi perhatian wanita setelah persalinan adalah bagaimana memulihkan bentuk tubuh dan dinding perut seindah mungkin. Pada beberapa wanita ditemui adanya pelebaran pembuluh darah balik ( varises ) pada tungkai dan liang dubur ( anus ).
Mobilisasi dan gerakan - gerakan sederhana sudah dapat dimulai selagi ibu mondok di klinik atau rumah sakit, supaya inovolusi tubuh berjalan dengan baik, dan otot - otot mendapatkan bonus, elastisitas, dan fungsinya kembali. Kemudian lakukanlah latihan dan gerakan- gerakan yang dapat meningkatkan tonus dan kekuatan otot - otot yang terlibat dengan proses persalinan, yaitu :\
  • Gerakan Pernapasan diafragma
  • Gerakan pernapasan dada ( torak )
  • Latihan otot - otot dinding perut
  • Latihan otot - otot dasar panggul
  • Gerakan Otot - otot liang dubur ( anus ) 
  • Gerakan otot - otot liang sanggama atau vagina dan latihan serta gerakan lainnya.
Latihan ini dilakukan secara teratur, intensif makin lama makin diperberat dengan meningkatkan frekuensi latihan. Latihan sebaiknya dilakukan sebelum mandi pagi, sebelum tidur siang atau sore dan sebelum tidur malam.

Latihan Fisik Untuk Mengurangi Varises

Pelebaran pembuluh darah balik ( varises ) pada tungkai bawah dan liang dubur dapat mengurangi keindahan kaki dan dapat merepotkan wanita dengan keluhan - keluhan edema tungkai, kram dan kesemutan, rasa berat dan sakit. Pada anus terasa pedih dan berdarah sewaktu defeksi. Keadaan tersebut diatas dapat dikurangi atau dihilangkan dengan memberikan obat - obatan tertentu, menjarangkan kelahiran dengan cara memakai salah satu kontrasepsi dan mengerjakan latihan fisik.

Latihan Fisik

Latihan 1 
Sikap tidur atau telentang , kedua lengan dibawah kepala dan kedua kaki diluruskan.
Latihan : Angkat kedua kaki sehingga pinggul dan lutut mendekati badan semaksimal mungkin. Lalu diluruskan dan angkat kaki kiri dan kanan vertikal dan perlahan lahan turunkan kembali kelantai

Latihan 2 
Sikap : tidur telentang dengan kaki terangkat keatas dengan jalan meletakkan kursi di ujung kasur, badan agak melengkung dengan letak pada dan kaki bawah lebih atas.
Latihan : Lakukan gerakan pada jari - jari kaki secara seperti seperti mencakar dan meregangkan. lakukan ini selama setengah menit.

Latihan 3 
Sikap : Seperti pada latihan 2.
Latihan : gerakan ujung kaki secara teratur seperti lingkaran dari luar kedalam dan dari dalam keluar. Lakukan gerakan ini selama setengah menit.


Latihan 4
Sikap : seperti latihan 2.
Latihan : lakukan gerakan telapak kaki kiri dan kanan keatas dan kebawah seperti gerakan menggergaji. Lakukan selama setengah menit.

Latihan 5
Sikap: tidur terlentang kedua tangan bebas bergerak.
Latihan : Lakukan gerakan dimana lutut mendekati badan, bergantian kaki kiri dan kaki kanan, sedangkan tangan memegang ujung kaki dan urutlah mulai dari ujung kaki samapai batas betis lutut dan paha. Lakukan gerakan ini 8 sampai 10 kali setiap hari.

Latihan 6
Sikap : Berbaring telentang, kaki terangkat keatas, kedua tangan dibawah kepala.
Latihan : jepitlah bantal diantara kedua kaki dan tekan sekuat - kuatnya. Pada waktu bersamaan angkatlah pantat dari kasur dengan melengkungkan badan, lakukan sebanyak 4 sampai 6 kali selama setengah menit. gerakan  menegangkan dan melemaskan otot ini harus dilakuykan secara perlahan - lahan. 

Latihan 7
Sikap : Tidur telentang, kaki terangkat keatas, kedua lengan disamping badan. 
Latihan : kaki kanan disilangkan diatas kaki kiri dan tekan kuat. Pada saat yang sama tegangkan kaki dan kendorkan lagi perlahan - lahan dalam gerakan selama 4 detik. Dilakukan ini 4 sampai 6 kali selama setengah menit.

Latihan 8
Sikap : Berdiri lurus diatas lantai.
Latihan : berjalan dengan ujung kaki, dan kemudian dengan tumit . setiap gerakan lamanya setengah menit.

Latihan 9
Setelah langka - langkah latihan diatas dikerjakan dengan teratur dan intensif, Pada saat terakhir lakukanlah latihan bernapas ruangan atau dibuka depan jendela dimana ventilasi udara cukup nyaman dan segar.
Latiahn : Angkatlah kepala dan lingkarkan kedua tangan pada belakang leher, tarik napas perlahan - lahan yang dalam hingga paru - paru penuh, lalu dihembuskan napas perlahan - lahan. latihan ini diulangi beberapa kali dalam setengah sampai satu menit.