Kamis, 20 Juni 2019

Air Kencing Dan Namimah Penyebab Adzab Kubur



Islam adalah agama yang sempurna. Semua perkara yang dibutuhkan manusia baik di dunia maupun di akhirat nanti telah dijelaskan dengan gamblang.

Dalam hal ini masalah air kencing manusia adalah najis, dan kita wajib menjaga tubuh, pakaian, atau tempat jangan sampai terkena air kencing, jika terkena maka harus segera dibersihkan. Jika tidak dibersihkan, maka itu bisa menjadi penyebab siksa kubur.

Demikian pula orang yang suka berbuat namimah (mengadu domba), mereka kelak akan mendapatkan azdab kubur. Wa na'udzu billah...

Dalam hadits dijelaskan,

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ عَلَى قَبْرَيْنِ فَقَالَ: إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ، وَمَا يُعَذَّبَانِ مِنْ كَبِيرٍ. ثُمَّ قَالَ: بَلَى؛ أَمَّا أَحَدُهُمَا فَكَانَ يَسْعَى بِالنَّمِيمَةِ، وَأَمَّا الْآخَرُ فَكَانَ لَا يَسْتَتِرُ مِنْ بَوْلِهِ. قَالَ: ثُمَّ أَخَذَ عُوْدًا رَطْبًا فَكَسَرَهُ بِاثْنَتَيْنِ، ثُمَّ غَرَزَ كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا عَلَى قَبْرِهِ. ثُمَّ قَالَ: لَعَلَّهُ يُخَفِّفُ عَنْهُمَا مَا لَمْ يَيْبَسَا. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Abdullah bin Abbas radhiallahu 'anhuma berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melewati dua kuburan, kemudian beliau bersabda:

"'Sesungguhnya keduanya ini disiksa, dan tidaklah keduanya disiksa dalam perkara yang berat (untuk ditinggalkan). Yang pertama, dia dahulu berjalan melakukan namimah (adu domba), adapun yang lain dia dahulu tidak menutupi dari buang air kecil. Kemudian Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mengambil sebuah pelepah kurma yang basah, lalu membaginya menjadi dua, kemudian Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam menancapkan satu pelepah pada setiap kubur itu. Kemudian beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Semoga Allah meringankan siksa keduanya selama (pelepah kurma ini) belum kering'". (HR. Muttafaq 'alaih).

Di dalam hadits lain Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan penyebab keringanan siksa kubur itu adalah syafaat beliau shallallahu 'alaihi wa sallam, bukan pelepah kurma yang ditancapkan di kuburan tersebut.

Allahu a'lam.

Semoga kita semua dilindungi oleh Allah Ta'ala dari adzab kubur...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar