Kamis, 21 Maret 2019

Amalan Pembebas Kemunafikan

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِى جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الأُولَى كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَتَانِ بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ وَبَرَاءَةٌ مِنَ النِّفَاقِ

“Siapa yang melaksanakan shalat karena Allah selama empat puluh hari secara berjamaah, ia tidak luput dari takbiratul ihram bersama imam, maka ia akan dicatat terbebas dari dua hal yaitu terbebas dari siksa neraka dan terbebas dari kemunafikan.” (HR. Tirmidzi, no. 241. Syaikh Al-Albani menyatakan bahwa hadits ini hasan dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 2652)
----------------------------------

*Faedah:*

1. Keutamaan shalat berjama'ah di masjid.

2. Shalat berjama'ah di masjid adalah cara shalat yg paling berat untuk orang-orang munafik.

3. Shalat seseorang bersama jama'ah lebih disukai oleh Allah 'Azza wa Jalla dari pada shalatnya secara sendirian.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

صَلاةُ الرَّجُلِ مَعَ الرَّجُلِ أَزْكَى مِنْ صَلاتِهِ وَحْدَهُ ، وَصَلاةُ الرَّجُلِ مَعَ الرَّجُلَيْنِ أَزْكَى مِنْ صَلاتِهِ مَعَ الرَّجُلِ ، وَمَا كَانُوا أَكْثَرَ فَهُوَ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

"Shalatnya seseorang bersama seseorang lebih baik dari pada shalatnya secara sendirian. Dan shalat seseorang bersama dua orang lebih baik dari shalatnya bersama seseorang. Jika lebih banyak lagi, maka itu lebih disukai oleh Allah."
(HR. Abu Daud dan an-Nasa-i)

4. Shalat secara berjama'ah akan dapat lebih menyelamatkan seseorang dari kejahatan syetan. Karena syetan lebih menyukai sendirian dari pada berjama'ah.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

عليكم بالجماعة وإياكم والفرقة، فإن الشيطان مع الواحد وهو من الاثنين أبعد

"Hendaknya kalian bersama jama'ah dan hindarilah perpecahan. Karena syetan hanya akan bersama satu orang, sedangkan dengan dua orang, syetan menjauh."
(HR. Ahmad, at-Tirmidzi, dan al-Hakim dari Umar radhiyallahu 'anhu)

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

‘Tidaklah berkumpul tiga orang, baik di suatu desa maupun di dusun, kemudian di sana tidak dilaksanakan shalat berjama’ah, terkecuali syaitan telah menguasai mereka. Maka hendaklah kamu senantiasa bersama jama’ah (golongan yang banyak), karena sesungguhnya serigala hanya akan memangsa domba yang jauh terpisah (dari rombongannya)’ “. (HR. Ahmad, Abu Daud, An-Nasai dan lainnya, hadits hasan )

5. Seseorang tidak boleh menetapkan suatu hitungan tertentu dalam urusan amalan agamanya melainkan dengan jalan wahyu, baik dari al-Quran maupun as-Sunnah.

6. Hadits tersebut tidak menunjukkan bahwa apabila seseorang sudah melaksanakan shalat secara berjama'ah selama 40 hari boleh meremehkan urusan agamanya. Bahkan hendaknya ia tetap istiqamah dan memohon kekokohan didalam agamanya.

7. Bolehnya melakukan amalan dengan tujuan agar dihindarkan oleh Allah dari siksa neraka.

8. Beriman dengan hari perhitungan amal (hisab).

9. Kemaksiatan merupakan penjara yg membutuhkan tebusan untuk dapat membebaskan pelakunya dari kesengsaraannya.

10. Hendaknya seorang mukmin berusaha menjauhkan dirinya dari wasilah-wasilah yg dapat menjerumuskannya ke dalam kemaksiatan.

11. Besarnya rahmat Allah kepada para hambaNya.

12. Besarnya kasih sayang Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam kepada ummatnya.

13. Pembebanan syari'at kepada para hamba tidaklah bertujuan kecuali untuk memberikan kemaslahatan kepada mereka.

14. Allah tidaklah mengadzab seorang hamba melainkan dikarenakan suatu sebab. Dan tidaklah memberikan rahmat kepadanya melainkan juga dikarenakan suatu sebab. Dan Allah tidak zhalim terhadap para hambaNya.

Demikian faedah yg dapat kami petik dari hadits diatas. Semoga Allah senantiasa memberikan taufiq dan hidayahNya kepada kita semua.

Allahu a'lam

Akhukum fillah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar