Sabtu, 09 Maret 2019

Mitos tentang ASI

Hasil gambar untuk MITOS ASI



🐒 : *MITOS*
πŸ’ƒ : *FAKTA*


🐒 : Menyusui menyebabkan payudara kendur.
πŸ’ƒ : Payudara kendur disebabkan oleh bertambahnya usia dan kehamilan.

🐒: Payudara yang berukuran kecil, tidak dapat menghasilkan banyak ASI.
πŸ’ƒ: Payudara kecil maupun besar sama-sama dapat menghasilkan banyak susu, tergantung *rangsangan hisapan* pada tiap PD

🐒: Payudara dengan puting terbenam tidak dapat menyusui.
πŸ’ƒ: Puting terbenam tidak berarti tidak dapat menyusui, karena bayi menyusu pada areola, bukan pada puting.

🐒: ASI pertama (yang berwarna kekuningan) tidak baik bagi bayi.
πŸ’ƒ: ASI pertama (kolostrum) adalah zat terbaik bagi bayi. Dan tidak akan diproduksi lagi oleh tubuh setelah lewat 3 hari pasca melahirkan

🐒: Kolostrum / ASI pertama adalah susu basi.
πŸ’ƒ: Kolostrum mengandung zat kekebalan tubuh dan protein yang sangat kaya yang belum mampu ditiru kandungannya oleh manusia

🐒: ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan makanan, yang lain boleh.
πŸ’ƒ: ASI ekslusif berarti hanya memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh (obat, vitamin dari dokter dan tahlik, boleh)

🐒: ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan susu formula & Mpasi
πŸ’ƒ: ASI eksklusif berarti hanya boleh memberikan ASI saja sebagai nutrisi utamanya

🐒: ASI eksklusif tidak dapat dilakukan jika ibu bekerja.
πŸ’ƒ: Ibu bekerja tetap dapat memberikan ASI eksklusif.

🐒: Hingga usia 6 bulan, ASI saja tidak cukup bagi bayi.
πŸ’ƒ: Semua kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan terpenuhi oleh ASI saja.

🐒: Pisang dapat menyembuhkan diare pada bayi.
πŸ’ƒ: Makanan dalam bentuk apapun tidak dapat diolah oleh usus bayi hingga usia 6 bulan.

🐒: Pisang dapat membersihkan usus bayi.
πŸ’ƒ: Pisang tidak dapat membersihkan usus bayi melainkan merusak, karena usus bayi belum sanggup mengolah makanan hingga usia 6 bulan.

🐒: Susu formula sama baiknya dengan ASI.
πŸ’ƒ: Tidak ada cairan lain apapun yang dapat menggantikan ASI.

🐒: Susu formula membuat bayi lebih sehat.
πŸ’ƒ: Hanya jika diberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan yang membuat bayi lebih sehat.

🐒: Untuk perkembangan otak, susu formula lebih baik daripada ASI.
πŸ’ƒ: ASI mengandung AA/DHA yang sangat penting bagi pertumbuhan otak.

🐒: Kombinasi ASI dan formula adalah yang terbaik bagi bayi.
πŸ’ƒ: Yang terbaik bagi bayi hingga usia 6 bulan adalah hanya menerima ASI saja.

🐒: Jika ASI belum atau tidak lancar dapat digantikan dengan susu formula.
πŸ’ƒ: Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 3x24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan yang disebut dg lemak coklat, ada di punggung bayi, sehingga sangat wajar dihari hari pertama bayi akan kehilangan BB

🐒: Jika ASI belum keluar, tidak ada gunanya menyusui bayi.
πŸ’ƒ: Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 3x24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan. Susui sesering mungkin, rangsangan pada PD akan membuat ASI cepat keluar

🐒: Sementara ASI belum keluar, bayi dapat diberikan susu formula atau madu.
πŸ’ƒ: Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang masih belum siap.

🐒: Agar bayi tidak kuning dan tidak demam, dapat diberi makanan atau minuman lain sebelum ASI keluar.
πŸ’ƒ: Bayi yang kuning harus banyak menerima sinar matahari pagi dibawah jam 8 dan lebih sering diberi ASI.

🐒: Jika bayi terus menangis berati ASI-nya kurang.
πŸ’ƒ: Bayi menangis belum tentu lapar.

🐒: Ibu yang banyak minum susu, akan menghasilkan banyak ASI.
πŸ’ƒ: Banyaknya ASI yang dihasilkan tidak dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu. Semakin sering bayi menyusu semakin banyak ASI yang dihasilkan. Ibu cukup makan menu 4 bintang

🐒: Agar menghasilkan banyak ASI, Ibu harus banyak makan sayuran.
πŸ’ƒ: Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang dihasilkan.

🐒: Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI.
πŸ’ƒ: Ketika sakit, tubuh ibu membuat zat kekebalan tubuh yang juga disalurkan kepada bayi melalui ASI sehingga bayi tidak akan sakit.


Sumber: dari berbagai sumber
Ditulis ulang & dikoreksi oleh Rumah Konseling ASI


Tidak ada komentar:

Posting Komentar